Damandiri Inisiasi Ternak Kambing Saanen Di Cilongok Cendana News

Pekerja sedang membuat kandang Kambing Saanen di area pabrik komunal gula kelapa di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Rabu (19/2/2020).

Pelatihan ternak Kambing — Yayasan Damandiri menginisiasi budidaya kambing saanen di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Untuk pengadaan ternak kambing ini, pihak yayasan menggelontorkan dana sekitar Rp 400 juta melalui Koperasi Utama Sejahtera Mandiri.

Dipilihnya kambing saanen karena, jenis kambing ini bisa menghasilkan susu dalam jumlah besar. Kambing saanen merupakan jenis kambing yang berasal dari Lembah Saanen, Swiss. Satu ekor kambing biasanya mampu memproduksi susu hingga 3,8 liter tiap harinya.

Ketua Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Riyan Hidayat di pabrik komunal gula kelapa Cilongok, Rabu (19/2/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Tak hanya itu, susu yang dihasilkan dari kambing saanen ini termasuk susu yang kandungan lemaknya rendah, sehingga banyak digemari konsumen. Sebab, susu tersebut aman dikonsumsi, termasuk oleh penderita darah tinggi.

Ketua Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Riyan Hidayat mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam proses pembuatan kandang kambing. Lokasi kandang kambing berada di area pabrik komunal gula kelapa. Untuk tahap awal, rencananya akan membeli 37 ekor kambing saanen.

Modal awal kita dari pihak Yayasan Damandiri sekitar Rp 400 juta untuk pembelian anakan kambing saanen. Kita membelinya dari Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Baturaden,” kata Riyan, Rabu (19/2/2020).

Menurut Riyan, pihaknya sudah menghubungi BPTU Baturaden dan kambing sudah disiapkan. Hanya saja, belum dibawa ke area pabrik komunal, karena masih menunggu kandang kambing siap.

Sudah inden untuk kambingnya, tetapi kandangnya belum jadi, masih dalam proses pembuatan sehingga kambingnya belum dibawa ke sini,” tuturnya.

Lebih lanjut Riyan menjelaskan, budidaya kambing saanen ini untuk percontohan awal, sebab banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari ternak kambing saanen. Nantinya, koperasi akan menjual susu kambing dan jika kambing sudah tidak produktif lagi, maka bisa dijual dalam bentuk daging kambing.

Berbagai persiapan sudah dilakukan untuk ternak kambing saanen. Selain menyiapkan kandang, koperasi juga sudah mengirimkan tiga orang petani dari Desa Cilongok untuk mengikuti pelatihan budidaya kambing saanen.

Pelatihannya kemarin dilakukan di Kabupaten Cilacap dan tiga orang petani ini nantinya yang akan mengurus kambing saanen,” terangnya.

Salah satu petani yang mengikuti pelatihan ternak kambing saanen, Priyono mengatakan, ia sudah mendapatkan pelatihan tentang cara berternak kambing saanen dan akan diterapkan di Cilongok. Menurutnya, kambing jenis ini dalam pemeliharaan relatif lebih mudah, karena kambingnya tidak agresif dan cenderung berkarakter tenang.

Lahan hijau di area pabrik komunal ini cukup luas, sehingga memudahkan untuk proses pemeliharaan kambing saanen. Kalau untuk kandangnya sendiri, didirikan kurang lebih seluas 100 meter persegi,” jelasnya.

Bagikan ini:

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menjadi salah satu pusat perhatian di acara resepsi…

Sahabat…, di dalam mengikuti proses pemilihan umum saat ini, saya ingat kembali kata-kata bapak. Satu dari sekian…



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *